Ibnul Qayyim berkata bahwa pandangan mata yang haram akan melahirkan lintasan pikiran, lintasan pikiran melahirkan ide, sedangkan ide memunculkan nafsu, lalu nafsu melahirkan kehendak, kemudian kehendak itu menguat hingga menjadi tekad yang kuat dan biasanya diwujudkan dalam amal perbuatan (zina)

23 April 2008

Hasil Akhir

وللآخرة خير لك من الأولى
"Dan hari kemudian itu lebih baik bagimu dari pada yang sekarang (permulaan)"

Maksud ayat tersebut adalah bahwa akhir perjuangan Nabi Muhammad s.a.w. itu akan menjumpai kemenangan-kemenangan, sedang permulaannya penuh dengan kesulitan-kesulitan. Ada pula sebagian ahli tafsir yang mengartikan "Al-akhiratu" dengan kehidupan akhirat beserta segala kesenangannya dan "uulaa" dengan arti kehidupan dunia.

Belum lama ini sebuah sekolah mengadakan "Do'a dan Tahajud" bersama dalam rangka bertaubat dan mohon bantuan الله SWT agar dipermudahkan dalam melaksanakan Ujian Sekolah yang akan dilakukan pada 22-24 April 2008 untuk SMA/SMK/MA. Tentunya kegiatan ini merupakan nilai PLUS yang patut dicontoh oleh siapapun. Nilai PLUS karena;

1. PAHALA dari الله SWT
2. Siap secara ruhiyyah/mental pada diri siswa
3. Momentum untuk bertaubat dan akan mendapat pertolongan الله SWT.

Bukan Ruhiyyah/Mental saja yang dipersiapkan sekolah tersebut, akan tetapi aspek Kognitif dengan diberikannya PM (Pendalaman Materi), Try Out, Ulangan, mengurangi bidang study yang tidak di-UN-kan agar lebih intensif untuk bidang study yang di-UN-kan.

Itulah upaya-upaya AWAL yang dilakukan sekolah terhadap siswanya agar menang (LULUS) UN. Kelelahan dan upaya yang mendatangkan pahala.

Akan tetapi وللآخرة خير لك من الأولى tidaklah berjalan seperti yang dialami Rasulullah dan sahabatnya dengan mendapatkan kemenangan yang hakiki.

Semua UPAYA itu ternyata kandas ketika saat UN berlangsung pihak sekolah MEMBOCORKAN jawaban UN kepada para siswanya.

Mungkin:
1. Sekolah TIDAK PERCAYA pada siswa.
2. Sekolah khawatir siswanya banyak yang TIDAK LULUS.
3. Sekolah khawatir berdampak pada TAHUN AJARAN BARU.

Ini mungkin sebagai gambaran, bahwa Sekolah hanya berpikir untuk saat ini.
Apakah sekolah tidak berfikir;

BAGAIMANA MASA DEPAN MEREKA.....???
BAGAMANA MASA DEPAN BANGSA INI ....???

Ternyata apa yang sudah dilakukan sekolah selama mengahadapi UN SIA-SIA belaka.
Nilai PAHALA yang yang sudah didapatkan pada kegiatan "Do'a dan Tahajud" bersama HILANG sia-sia.
TENAGA guru yang dikeluarkan untuk mengajar mereka, TIDAK MEMILIKI NILAI apa-apa.
UANG yang dikeluarkan TERBUANG begitu saja.

Akankah apa yang sudah dilakukan HILANG TANPA MAKNA sedikitpun.
Tentunya siapapun tidak akan mau.
Maka sudah saatnya harus MERUBAH pola fikir kita untuk SUKSES. Buat diri kita dan buat MASA DEPAN generasi muda dan bangsa ini.

الله أكبر ولله الحمد

No comments:

Post a Comment

Permata Hati-ku