Ibnul Qayyim berkata bahwa pandangan mata yang haram akan melahirkan lintasan pikiran, lintasan pikiran melahirkan ide, sedangkan ide memunculkan nafsu, lalu nafsu melahirkan kehendak, kemudian kehendak itu menguat hingga menjadi tekad yang kuat dan biasanya diwujudkan dalam amal perbuatan (zina)

17 February 2009

TIPS: SUKSES Bagi MUSLIM

Sukses dalam pandangan setiap orang berbeda-beda. Bagi masyarakat umum memandang kesuksesan dengan mendapatkan apa yang diinginkan dalam hidupnya, kendaraan mewah, rumah mewah, istri yang cantik, kedudukan yang tinggi dan lain-lain. Akan tetapi bagi setiap muslim memiliki pandangan yang jauh berbeda, kesusksesan diri bukan hanya ditentukan dalam memperoleh segala sesuatu yang mewah di dunia tetapi menembus jauh sampai ke akhirat karena disanalah akhir dari perjalanan setiap manusia. Masuk syurga dan melihat wajah ALLAH ‘AZZA WAJALLA, itulah kesuksesan terbesar bagi seorang muslim.

Sebagai seorang muslim tentunya kesuksesan dunia dan akhirat lah yang kita inginkan sebagaimana do’a yang selalu dibaca: :y


رَبَّنَا آتِنَا فِى الدُّنْبَا حَسَنَةً وَّ فِى اْلآخِرَةِ حَسَنَةً وَّقِنَا عَذَابَ النَّارِ
Artinya: “Ya ALLAH, berilah kepada kami kebaikan (kesuksesan) hidup di dunia dan kebaikan (kesuksesan) hidup di akhirat dan bebaskanlah kami dari siksa api neraka”.

Lalu bagaimana agar kita sukses dunia dan akhirat. Beberapa TIPS yang bias kita lakukan untuk mendapatkan kesuksesan tersebut adalah:

1. Beriman dan Bertaqwa kepada ALLAH dengan melaksanakan perintahNYA dan menjauhi laranganNYA.
وَمَنْ يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَلْ لَهُ مَخْرَجًا وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ
Artinya: “Barang siapa yang bertaqwa kepada ALLAH maka DIA akan memberikan jalan keluar (dari setiap permaslahan) dan memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka”. (QS. Ath-Thalaq: 2-3)

2. Shalat tepat waktu.

إِنَّ الصَّلَاةَ كَانَتْ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ كِتَابًا مَوْقُوتًا

Artinya: “Sesungguhnya shalat atas orang-orang beriman telah ditentukan waktunya”. (QS. An-Nisa: 103)
Dalam ayat tersebut jelas bahwa Islam memperhatikan DISIPLIN waktu. Kedisiplinan adalah kunci kesuksesan dalam segala hal dan shalat berjam’aah tepat pada waktunya adalah latihan kedisiplinan bagi setiap muslim.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا إِذَا نُودِيَ لِلصَّلَاةِ مِنْ يَوْمِ الْجُمُعَةِ فَاسْعَوْا إِلَى ذِكْرِ اللَّهِ وَذَرُوا الْبَيْعَ ذَلِكُمْ خَيْرٌ لَكُمْ إِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُونَ فَإِذَا قُضِيَتِ الصَّلَاةُ فَانْتَشِرُوا فِي الْأَرْضِ وَابْتَغُوا مِنْ فَضْلِ اللَّهِ وَاذْكُرُوا اللَّهَ كَثِيرًا لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ
Artinya: “Hai orang-orang beriman, apabila diseru untuk menunaikan shalat Jum'at, maka bersegeralah kamu kepada mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui. Apabila telah ditunaikan shalat, maka bertebaranlah kamu di muka bumi; dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak SUPAYA KAMU BERUNTUNG”. (QS. Al-Jumu’ah: 9-10)

3. Evaluasi diri (Muhasabah) dan Action setelah evaluasi.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَلْتَنْظُرْ نَفْسٌ مَا قَدَّمَتْ لِغَدٍ وَاتَّقُوا اللَّهَ إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا تَعْمَلُونَ
Artinya: “Hai orang-orang yang beriman bertaqwalah kalian pada ALLAH dan lihatlah setiap diri apa yang telah dilakukannya untuk hari esok (Akhirat), dan bertaqwalah kepada ALLAH. Sesungguhnya ALLAH mengawasi apa yang kamu lakukan”. (QS. Al-Hasyr: 18).

Dalam sebuah hadits dijelaskan:
Dari Syadad bin Aus r.a., dari Rasulullah saw., bahwa beliau berkata, ‘ORANG YANG PANDAI (SUKSES) adalah yang menghisab (mengevaluasi) dirinya sendiri serta beramal untuk kehidupan sesudah kematian. Sedangkan orang yang lemah adalah yang dirinya mengikuti hawa nafsunya serta berangan-angan terhadap Allah swt. (HR. Imam Turmudzi, ia berkata, ‘Hadits ini adalah hadits hasan’)

Semoga kita dapat menjadi seorang muslim yang SUKSES di kehidupan dunia dan di akhirat. Aamiin.

1 comment:

Permata Hati-ku