Ibnul Qayyim berkata bahwa pandangan mata yang haram akan melahirkan lintasan pikiran, lintasan pikiran melahirkan ide, sedangkan ide memunculkan nafsu, lalu nafsu melahirkan kehendak, kemudian kehendak itu menguat hingga menjadi tekad yang kuat dan biasanya diwujudkan dalam amal perbuatan (zina)

07 July 2011

Catatan Kamis: "Kecerdasan Sosial"

Kecerdasan Sosial adalah tindakan seseorang dalam bentuknya yang bijak, baik di jalan maupun di rumah.
  • Bukan kemunafikan, namun sopan
  • Bukan demi karir, namun kerja
  • Bukan bertindak seperti panjat tebing, namun kesabaran
Kecerdasan Sosial adalah hendaklah seseorang mengetahui bagaimana ia bertindak kepada orang lain tanpa merendahkan kadar mereka, dan di saat yang sama tanpa menyanjung mereka secara berlebih, seakan ia memompakan kebohongan dan kosa kata manis madu ke dalam kepala mereka.

Juga kemampuan seseorang untuk lolos dari posisi-posisi genting dan kemampuannya dalam membuat qana’ah orang sekelilingnya terhadap pendapatnya.

Biasanya, seseorang yang memiliki Kecerdasan Sosial dapat mempengaruhi orang lain, gemar melakukan diskusi secara kolektif dan tidak suka infiradi, namun memperbanyak orang yang berkerumun di sekelilingnya.

Kecerdasan Sosial didasarkan kepada pengalaman hidup yang bersifat pribadi dan bukan pada bacaan buku.

Umumnya, seseorang yang memiliki kecerdasan secara akademis …
Sebab, seseorang yang banyak menghabiskan waktu sendirian, Kecerdasan Sosial-nya lebih sedikit dibandingkan dengan orang-orang yang banyak menghabiskan waktu bersama orang lain, bahkan orang-orang yang cerdas secara akademis bisa dikatakan “bodoh secara sosial”, mengingat sedikitnya pengalaman lapangan yang dimiliki dan minimnya kontak dengan orang lain. Tentunya dalam hal ini ada pengecualian-pengecualian.

Karakteristik Seseorang yang Memiliki Kecerdasan Sosial.
  • Mampu menghimpun banyak kawan di sekelilingnya;
  • Memiliki kemampuan untuk memanej emosinya;
  • Memberi banyak nasihat dan saran perbaikan;
  • Memiliki daya tahan terhadap kegagalan;
  • Memiliki keberanian untuk melanjutkan upaya dan usahanya setelah salah atau gagal;
  • Cepat beradaptasi;
  • Memiliki kecepatan intuisi;
  • Dapat memahani orang lain dari bahasa tubuh mereka;
  • Memiliki kemampuan berdialog secara bijak;
  • Menampilkan diri secara baik dan tidak palsu.

No comments:

Post a Comment

Permata Hati-ku